Back to Home

Di Bawah Kuasa Antisemitisme

Rp65.000,00

Buku ini bergerak ke soal-soal sejauh mana antisemitisme mengkonstruksi identitas orang-orang Yahudi di Hindia Belanda sehingga berdampak pada kehadirannya yang terkesan tidak begitu tampak dan tersuruk dari permukaan sejarah. Meskipun Palestinafondsen dan Nederlandsche-Indie Zionistenbond telah hadir pada tahun 1920-an, di mana gerakan Yahudi baru ini lebih memilih berhadap-hadapan dengan antisemitisme ketimbang bertahan dengan strategi-strategi sosial seperti yang dipraktikan sebelumnya oleh saudara sebangsa, namun gerakan Zionisme itu nyatanya hanya beroleh dukungan setengah hati. Zionisme bukanlah lawan yang seimbang bagi antisemitisme yang telah memiliki sejarah panjang di negeri ini. Persoalan-persoalan baru yang muncul pada 1930-an, seperti migrasi para pengungsi Yahudi dari Eropa ke Hindia Belanda, lebih mendesak untuk diselesaikan.

Zionisme mengambilalih tugas ini dan diluar dugaan nyatanya para Yahudi asimilasionis yang setengah hati itu juga ikut tergerak dalam proyek kemanusiaan yang sedang terancam itu. Kebersatuan gerak (Yahudi) jenis ini nyatanya juga dibarengi dengan makin naiknya tensi antisemitisme hingga ke detik-detik akhir keruntuhan Negara Kolonial. Antisemitisme kemudian keluar sebagai pemenang dan berkuasa penuh di bawah pendudukan Jepang di Indonesia.

Penulis:Romi Zarman
Penerbit: JBS
Tahun Terbit: April 2018
Dimensi: x+160 hlm

View Detail
Compare
SKU: K-0012 , ,